-->
  • Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Polres Kudus Hadir untuk Nafis, Siswa Yatim Piatu yang Tetap Semangat Menuntut Ilmu

    Any Firgiyanti
    6/20/26, 15:43 WIB Last Updated 2026-06-20T08:43:54Z



    Liputankudus.id. Kudus - Personel Satlantas Polres Kudus mendampingi seorang siswa yatim piatu saat mengambil rapor di SMP Negeri 2 Gebog, Kabupaten Kudus, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yang telah kehilangan kedua orang tuanya.


    Siswa tersebut adalah Muhammad Azhari Nafis, warga Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog. Kehadiran polisi itu bermula dari permintaan masyarakat melalui layanan Lapor Pak Kapolres Kudus agar Nafis mendapat pendampingan saat mengambil rapor sekolah.


    Kegiatan ini sejalan dengan imbauan pemerintah mengenai Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar). 


    Kanit Gakkum Satlantas Polres Kudus, Ipda Moh Jafar mengatakan, pihaknya menjemput Nafis dari rumah menggunakan mobil polisi sebelum mengantarkannya ke sekolah. 


    Selain membantu pengambilan rapor, kehadiran polisi juga diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi Nafis yang kini tinggal bersama kakaknya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.


    ”Alhamdulillah hari ini kami mendampingi adik kita Muhammad Azhari Nafis. Tadi kami menjemput di rumah kemudian mengantarnya ke SMP 2 Gebog untuk mengambil rapor,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026). 


    Saat pengambilan rapor, Nafis dinyatakan naik dari kelas 8 ke kelas 9. Ipda Jafar menyebut hasil belajar Nafis menunjukkan perkembangan yang cukup baik selama semester terakhir.


    Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar membantu proses pengambilan rapor, tetapi juga memberikan perhatian dan semangat kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar.


    Usai menerima rapor, Nafis diajak makan siang bersama anggota Satlantas Polres Kudus. Polisi juga memberikan hadiah berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis untuk menunjang kegiatan belajarnya.



    ”Saya tersentuh dengan kondisi Nafis yang harus melanjutkan pendidikan tanpa kehadiran kedua orang tuanya. Karena itu, masyarakat diharapkan ikut memperhatikan anak-anak yatim piatu agar tetap mendapatkan dukungan dalam menjalani pendidikan dan kehidupan sehari-hari,” terangnya.


    Selain itu, ia mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak selama masa liburan sekolah. Menurutnya, pengawasan penting dilakukan untuk mencegah anak terlibat dalam berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti balapan liar, geng remaja, maupun tindakan lain yang berpotensi mengarah pada kriminalitas.


    Sementara itu, Nafis mengaku senang mendapat pendampingan dari anggota kepolisian saat mengambil rapor. Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi perhatian yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


    ”Perasaannya senang, baru pertama kali ini diantar Pak Polisi,” katanya.


    Nafis mengaku akan terus bersemangat belajar dan meraih cita-citanya. Ia berharap kelak bisa menjadi anggota polisi yang baik serta mengabdikan diri untuk membantu masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler