• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Menuju 2027, Forum UMKM Demak Siapkan Kepengurusan Reorganisasi

    Any Firgiyanti
    10/30/26, 12:29 WIB Last Updated 2026-10-30T05:30:07Z



    Demak. liputankudus.id -- Forum UMKM Kabupaten Demak mulai mempersiapkan reorganisasi kepengurusan yang dijadwalkan pada 2027. Persiapan tersebut dilakukan secara bertahap melalui kegiatan rutin tingkat kecamatan, sekaligus menjadi sarana memperkuat koordinasi, kekompakan, dan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    ‎

    ‎Ketua Forum UMKM Demak, Ali Musthofa, mengatakan kegiatan rutin tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga wadah pembelajaran bagi pengurus kecamatan. Melalui kegiatan itu, pengurus diharapkan mampu membangun koordinasi, membuka akses fasilitasi, serta menyatukan kebutuhan UMKM di masing-masing wilayah.

    ‎

    ‎“Ini merupakan rutinitas program Forum UMKM Demak untuk pembelajaran pengurus kecamatan, koordinasi, akses fasilitasi, dan kekompakan di tingkat kecamatan dalam mewujudkan apa yang dibutuhkan di setiap kecamatan. Juga sebagai ajang silaturahmi pelaku UMKM se-Kabupaten Demak,” ujarnya.

    ‎

    ‎Ali menjelaskan, kegiatan yang digelar di Kecamatan Karangtengah menjadi salah satu tahapan awal menuju reorganisasi kepengurusan Forum UMKM Demak. Karena itu, seluruh anggota diharapkan mulai mencermati sosok-sosok yang berpotensi diusulkan menjadi pengurus berikutnya.

    ‎

    ‎Menurutnya, pergantian kepengurusan membutuhkan partisipasi seluruh anggota. Masukan dan dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar kepengurusan mendatang dapat menjalankan program dengan lebih baik serta mampu menjawab kebutuhan pelaku UMKM.

    ‎

    ‎Ia juga berharap kegiatan tingkat kecamatan dapat menjadi sarana pembelajaran dalam mengelola agenda berskala kabupaten. Dengan demikian, anggota tidak hanya aktif mengikuti kegiatan, tetapi juga memiliki pengalaman dalam mengorganisasi dan menyukseskan program bersama.

    ‎

    ‎Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Tengah, Siswanto, mengajak para pelaku UMKM untuk bangga terhadap usaha dan produk yang dimiliki. Menurutnya, setiap produk lokal memiliki potensi untuk berkembang apabila pelakunya memiliki kepercayaan diri serta terus meningkatkan kualitas usaha.

    ‎

    ‎Ia mencontohkan sejumlah produk UMKM dari berbagai desa di Demak, mulai dari olahan jamur, bandeng, hingga produk makanan lainnya. Produk-produk tersebut dinilai memiliki peluang pasar apabila terus dikembangkan dan dipromosikan secara konsisten.

    ‎

    ‎“Kalau panjenengan semua tidak bangga atas apa yang dikerjakan hari ini, itu bisa menjadi tanda-tanda nanti akan turun kelas. Sekarang ini trennya UMKM sedang naik kelas,” kata Siswanto.

    ‎

    ‎Siswanto juga menyoroti perubahan pola belanja masyarakat yang semakin banyak memanfaatkan platform digital. Menurutnya, pelaku UMKM perlu mulai beradaptasi dengan pemasaran melalui perdagangan elektronik, termasuk platform seperti TikTok Shop dan Shopee.

    ‎

    ‎"Tentu pendampingan pemerintah diperlukan agar pelaku usaha mampu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari legalitas usaha, sertifikasi produk, perpajakan, hingga pemanfaatan teknologi informasi. Kemampuan tersebut penting agar UMKM dapat memperluas pasar dan tetap bersaing," katanya. 

    ‎

    ‎Siswanto menyampaikan, dirinya siap menjadi mitra dan pendamping bagi pelaku UMKM dalam memperjuangkan kebutuhan mereka. Ia juga menyebut peluang akses program pemerintah untuk UMKM akan terus diupayakan, termasuk melalui komunikasi dengan kementerian terkait.

    ‎

    ‎"Program yang dapat diakses pelaku UMKM diharapkan semakin terbuka pada 2027," bebernya. 

    ‎

    ‎Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, pengurus forum, dan pelaku usaha semakin kuat. Dengan dukungan tersebut, UMKM Demak diharapkan mampu berkembang, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.

    ‎

    ‎Sedangkan anggota UMKM asal Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, Sodikin menyampaikan bahwa dukungan terhadap keberadaan Forum UMKM Demak juga dinilai penting untuk memperkuat kebersamaan para pelaku usaha. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah komunikasi, bertukar pengalaman, serta menyampaikan kebutuhan dan kendala yang dihadapi UMKM di masing-masing kecamatan. Diantaranya perijinan halal, SPP-IRT dan BPOM. 

    ‎

    ‎"Melalui organisasi yang solid, potensi produk lokal dapat dikembangkan dan peluang pemasaran semakin terbuka. Regenerasi kepengurusan juga diharapkan membawa semangat baru agar program pembinaan dan pendampingan UMKM berjalan lebih optimal," pungkasnya. 

    ‎

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler