• Jelajahi

    Copyright © LIPUTAN KUDUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Pilketos Serentak di Kudus Jadi Ruang Siswa Belajar Berdemokrasi

    Noer
    9/16/26, 12:02 WIB Last Updated 2026-09-16T05:02:27Z

     
     Pilketos Serentak merupakan bagian dari upaya memberikan pengalaman demokrasi secara langsung kepada peserta didik. (Foto: Dok. Kominfo)

    KUDUS, liputankudus.id — Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memantau pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) Serentak Tahun 2026 di SLB Negeri Purwosari Kudus, SMK Negeri 1 Kudus, dan MA Mu’allimat NU Kudus, Rabu (16/9/2026). Pilketos serentak tersebut diikuti 91 sekolah tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kudus dan menjadi proyek percontohan pertama di Jawa Tengah.


    Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Pilketos berjalan sekaligus menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi peserta didik. Melalui proses pemilihan, siswa mendapatkan pengalaman menggunakan hak suara, menentukan pilihan, serta belajar menghargai perbedaan dalam proses demokrasi.


    Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, Pilketos bukan sekadar kegiatan memilih Ketua OSIS, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami nilai demokrasi, kejujuran, sportivitas, dan kebersamaan.


    “Ini pembelajaran demokrasi, bagaimana kita belajar jujur dan bersemangat dalam kekeluargaan. Beda pendapat dan persaingan itu boleh, tetapi ketika sudah ditentukan siapa yang menang, maka harus didukung. Yang menang jangan sombong, yang kalah jangan sedih, karena persaingan itu hal yang biasa. Inilah pembelajaran demokrasi bagi panjenengan semua,” ujar Bupati.


    Dalam kesempatan tersebut, Sam’ani juga mengapresiasi KPU Kabupaten Kudus yang memberikan ruang bagi peserta didik di sekolah luar biasa untuk berpartisipasi dalam Pilketos serentak. Menurutnya, seluruh anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pengalaman dan pembelajaran mengenai demokrasi.


    “Terima kasih kepada KPU yang telah memberikan ruang bagi sekolah luar biasa. Terima kasih juga kepada kepala sekolah dan para guru SLB yang telah membimbing dan mengawal anak-anak dengan kesabaran serta ketelatenan yang luar biasa. Mereka adalah anak-anak Indonesia yang memiliki hak yang sama,” katanya.


    Sam’ani berpesan kepada para siswa agar terus bersemangat dalam meraih cita-cita melalui ketekunan dan prestasi. Ia juga mengajak siswa menggunakan hati nurani dalam menentukan pilihan dengan mempertimbangkan figur, kinerja, dan kualitas calon.


    Menurutnya, siapa pun yang terpilih harus dihormati dan didukung sebagai bagian dari proses pembelajaran bersama.


    “Ini adalah sebuah proses. Semoga kegiatan hari ini menjadi momentum agar pemilihan-pemilihan di Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar. Untuk adik-adik semua, tetap semangat meraih cita-cita dengan ketekunan. Siapa pun yang terpilih harus kita hormati, apa pun hasilnya. Karya lebih unggul daripada gaya, prestasi lebih unggul daripada gengsi,” imbuhnya.


    Ketua KPU Kabupaten Kudus Ahmad Amir Faisol mengatakan, Pilketos Serentak merupakan bagian dari upaya memberikan pengalaman demokrasi secara langsung kepada peserta didik. Proses yang dilaksanakan dirancang menyerupai tahapan pemilihan, mulai dari persiapan, pencalonan, kampanye, hingga pemungutan suara.


    “Pilketos ini kami dorong sebagai ruang pembelajaran demokrasi bagi siswa. Mereka belajar bagaimana proses pemilihan dilaksanakan, mulai dari tahapan persiapan sampai pemungutan suara. Kami juga memberikan ruang kepada sekolah luar biasa agar seluruh siswa dapat memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang sama dalam berdemokrasi,” jelas Ahmad Amir Faisol.


    Sementara itu, Kepala SLB Negeri Purwosari Kudus Edi Sujito mengapresiasi pelibatan sekolahnya dalam Pilketos Serentak Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam proses pemilihan sekaligus belajar mengenai hak dan tanggung jawab dalam menentukan pemimpin di lingkungan sekolah.


    “Kami sangat mengapresiasi adanya Pilketos Serentak dan kesempatan bagi SLB Negeri Purwosari untuk ikut serta. Ini menjadi pengalaman bagi anak-anak untuk belajar memilih, menyampaikan pilihan, dan menghargai proses demokrasi sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ungkap Edi.


    Hasil monitoring menunjukkan pelaksanaan Pilketos Serentak di tiga sekolah tersebut berjalan lancar. Di SLB Negeri Purwosari terdapat dua calon Ketua OSIS, SMK Negeri 1 Kudus lima calon, sedangkan MA Mu’allimat NU Kudus diikuti tujuh calon.


    Pelaksanaan di ketiga sekolah tersebut menjadi bagian dari Pilketos Serentak Tahun 2026 yang diharapkan dapat memberikan pengalaman berdemokrasi secara langsung kepada peserta didik sekaligus menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai sejak di lingkungan sekolah.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler